Maaf

Sepertinya kata maaf yang keluar dari mulutku ini ada beribu ribu kali jumlahnya, yang aku tujukan padanya. Mungkin dia sampai bosan mendengar aku berucap itu, tapi apa yang bisa aku buat selain kata itu. Kadang kata itu aku keluarkan buatnya karena memang aku benar-benar berbuat salah terhadapnya, kadang juga bukan kesalahanku tapi karena diantara kami tidak ada yang merasa bersalah dan sepertinya masalah tidak kunjung sembuh dan aku takut jika tidak sembuh menjadi meradang kemudian parah akhirnya akut dan apa yang akan terjadi, pastinya pass away… Dan aku takut kalau sampe the end-nya harus pass away, tepatnya takut kehilangan🙂 Ya akhirnya selalu aku yang mengeluarkan kata maaf itu. Kadang menurut aku dia sendiri kaget juga kalau aku berucap maaf yang menurut dia bukan kesalahanku juga, tapi tak apalah agar semua menjadi baik-baik lagi aku rela berucap itu.

Aku sudah sering sekali merasa kecewa atas segala sesuatu yang tidak sesuai harapan atau karena ditinggal oleh seseorang ataupun sesuatu. Karena seringnya itulah kadang menjadikan aku berhati-hati untuk melangkah kedepan, sampai-sampai kehati-hatian yang aku lakukan tidak pas pada tempatnya atau malah berdampak negatif. Sekali lagi aku minta maaf wahai orang yang kusebut dia dari awal tulisan ini aku buat. Maafku kali ini karena rasa yang datang secara tiba-tiba di hati, tidak berani untuk menyampaikan secara lisan hanya bisa lewat tulisan yang tak terbalas mungkin dia punya alasan tersendiri yang mungkin alasan itu baik adanya, tapi tidak dalam diriku karena pikiran negatif sudah muncul duluan. Dan pada suatu kesempatan aku bisa menyampaikan rasa yang datangnya tiba-tiba itu secara lisan, akhirnya mendengar penjelasanku dan aku juga berucap maaf lagi, lagi lagi aku berucap maaf, karena aku takut pass away. Dari penjelasanku beserta maafku dia mengucapkan sebuah kalimat yang membuat telingaku sejuk, akhirnya mengalir keseluruh organ-organ tubuh yang laen dan …. segar semua rasanya…. ehmmmm….. so kata maaf yang aku ucapkan masih berlaku buat dia. Thanks a lot for him, and thanks alot for Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s