Arti Kebahagian Buat Aku * Aning *

Ups, egois banget nih diliat dari judulnya, “Aku” nyebut nama pula, wah wah wah bener-bener deh seorang aning tu egoisnya ga ketulungan…… Biasanya orang bisa dilihat dari tutur bahasa dan kata-kata yang terucap dari bibirnya, dan kalau kebanyakan menyebutkan kata aku biasanya pertanda orang tersebut egois. Buat aku saat ini, memang sedang menikmati ke egoisan diri, biar kata orang atau kata siapapun itu baik, tapi buat aku saat ini jam ini sangat baik sekali buat aku bahkan buat kesehatanku hehehehe….  aku lagi ga peduli dengan rumusan-rumusan itu atau teori-teori yang berkehidupan dengan sesama manusia laennya. Yang sedang aku peduliin saat ini,  sesuatu rasa yang datangnya bener-bener dari hati paling dalam yang tidak berkaitan dengan orang laen yang susah untuk dipikirkan, tapi orang laen yang justru sangat-sangat peduli dengan aku, dan sangat sayang sama aku sampe-sampe akupun merasa susah untuk bergerak dan kadang bikin aku jengah.  Rasa sayang dia terhadap aku sampai seperti itu, menurut rumusan dan teori-teori yang berlaku pada umumnya memang wajar terjadi karena suatu saat nantipun aku akan mengalami rasa yang sama seperti orang itu alami. Siapakah orang itu, yup dialah babeku sendiri. Aku heran sudah beribu ribu kali aku mencoba menerima dia, memahami dia, mengalah, memperhatikan tapi dikit, ditambah dengan membaca buku teori apa yang baik untuk menjalin hubungan dengan dia, tetap saja susah untuk dapat berkomunikasi dengan baik dengannya. Semua itu pasti ada sebab musababnya atau ada silsilahnya. Sebab musababnya atau silsilahnya tak perlu dibahas disini karena tak penting. Tapi begitu terjadi sebuah komunikasi yang baik hanya sebentaaaaar….. saja, rasa bahagiaku ternyata luar biasa, inilah kenapa aku menyebutnya arti kebahagiaan buat aku *aning* karena seorang aku akan merasa bahagia kalau hubunganku terhadap sesama anggota keluarga laennya baik, yang benar-benar baik, yang tulus tidak ada rasa canggung, tidak ada rasa gengsi, tidak ada rasa dendam, semua mengalir saja apa adanya dengan penuh kesadaran. Cara menjalin hubungan dengan sesama anggota keluargaku sama dengan aku menjalin hubungan dengan pasanganku, buat aku dua2nya mirip dan dua2nya pula susah buat aku, karena itu semua menyangkut hati dan perasaan. Sedang saat ini aku sangat-sangat susah menggunakan peran hati atau perasaan, padahal aku sangat-sangat mudah iba atau terenyuh dalam bahasa jawa melihat sesuatu yang tidak adil, melihat seseorang yang tidak diperlakukan atau tidak diposisi yang selayaknya sebagai manusia. Taulah aku tidak tau jawaban atas pemikiranku sendiri itu. Pasti sebenarnya ada jawabannya hanya saja aku mengabaikan atau mungkin tidak mau mempedulikannya. Kalau sudah merasa seperti ini aku hanya bisa kembali kepada-Nya, buat aku Nya adalah segala galanya. Aku percaya bahwa Nya sangat bertanggung jawab atas kehidupanku disini, baik buruk yang aku alami pasti ada arti dari Nya.

Mengenai hal yang satu ini aku punya seorang kenalan yang sekarang bisa disebut teman,dia mengatakan kalau dia seorang idealisme dan mengatakan banyak-banyak lagi teori-toeri tentang pemikiran, filsafat dan sejenisnya. Dengan mengangkat tema itu otomatis mengarah ke masalah keyakinan dan kepercayaan. Saat dia mengutarakan semua teori hasil pemikirannya aku hanya diam dan tersenyum, karena kalau aku bantah ataupun mengusulkan pendapat laen akan menimbulkan debat kusir yang ga ada untungnya hehehe …. akhirnya aku ucapkan dalam hati, terserah kepercayaan orang yang mengatakan bahwa manusia itu semua pendosa dan segala macam dengan segala teorinya yang mungkin didapat dari keyakinannya, itu tidak akan merubah pemikiranku, hanya saja ucapan-ucapannya sedikit mengusik pemikiranku sejenak, sampai aku menulis inipun masih sangat teringat kata-kata itu. Tapi aku bukan kamu dan kamu bukan aku, keyakinanmu dan keyakinanku sangat berbeda, asal muasal berkeyakinanpun juga berbeda, jadi jangan ucapkan lagi doktrin-doktrinmu itu hehehehehe…… Manusia tidak ada yang sempurna itu ucapan yang sering kamu lontarkan jika sedang berbincang dengan aku, dan kamu bilang kalau kamu adalah seorang ideliasme, hah …. terserahlah, dan atas dasar pemikiranmu itulah akupun mengundurkan diri dari kerjasama kita, karena kwatir hasilnya nanti tidak mendapatkan hasil yang menurut keyakinanku tidak emmm…. ya dengan kata mohon maaf yang sangat, aku mengajukan diri untuk mengundurkan diri hehehehe…. dan kamupun bilang iya gpp…. siplah pikirku hehehe… moga kamu ga baca tulisanku ini🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s