Ingin Nangis.

Setelah membaca-baca, mencerna satu persatu isi dari kalimat, hati makin tersentuh, tersadar makin dalam lagi tentang arti hidup berkehidupan. Aku sadar terlalu banyak membuang buang waktu, menyianyiakan kesempatan, dan lebih lebih lagi tidak bisa menjaga sikap yang baik terhadap semua pihak. Terlalu berkutat dan sibuk dengan diri sendiri saja. Berkutatnya aku dengan diri sendiri ini sebenarnya untuk kepentingan semua pihak, eh ternyata malah salah, ibaratnya berjalan dijalan yang salah kemudian tersesat, tapi masih ada baiknya karena bisa mengetahui dan bisa menyadari bahwa jalan yang ditempuh ini salah, jadi ya harus bersegera untuk mencari jalan yang benar. Sedikit demi sedikit kebukalah jalan kebenaran itu… Karena itulah rasanya ingin nangis, setelah menyadari kesalahan itu… Tapi seperti yang sering aku tulis ditulisan-tulisan sebelumnya, bahwa apapun yang terjadi itu pasti ada hikmahnya, baik itu kejadian buruk ataupun kejadian baik. Sekarang dengan menangis dan mengerti akan semua menjadi lebih baik untuk rasa dan menjadi lebih kuat, tegar untuk melangkah kedepan dengan bekal yang cukup. Menangis, menangis dan menangis, hilanglah semua rasa sesal, sedih, marah, benci. Sekarang dimulai dari awal lagi, ya awal lagi ….

Pengingat !

Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam ditanya tentang peranan kedua orang tua. Beliau lalu menjawab, “Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu.” HR. Ibnu Majah

3 responses to “Ingin Nangis.

  1. yep, udah waktunya untuk kisah yg baru🙂

  2. hati suci dasar hidup abadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s