Sedihnya belakangan …

Ehmmmm…. kembali lagi aku mengisi dan menulis disini dengan perasaan yang sedih… maaf ya blog.. kamu hanya sebagai buangan perasaan-perasaan yang ga enakku saja…

Tadi pagi aku mendapat berita dari keluarga dikampung kalau kakak sepupu telah tiada, begitu mendengar aku merasa biasa saja.. karena aku sudah tidak heran dan takut akan kematian, kematian adalah pasti tidak mungkin siapapun bisa memungkiri dan menghindar, semua yang hidup pasti mati. Setelah mengobrol kesana kemari dengan sodara-sodara yang laen, terutama dengan kakak kandungku nun jauh disono, baru lambat laun detik demi detik perasaan kehilangan terasa merayap ketubuh dan akhirnya menuju hati. Aku merasa sedih dan kehilangan… Baru teringat semuanya akan masa dulu sewaktu bersamanya, mbakku yang cantik dan baik maafin aku ya jika ada salah kata, sikap, biarpun kita sudah lama terpisah, aku tetep teringat dan sayang sama mba.. Terakhir kali aku melihatmu saat keadaan sudah parah, semua usaha telah ditempuh dan semua para ahli dalam bidang pengobatan, berkata “give up” Allahhuakkabar… inikah jawaban dari semua kehidupan…. semua berakhir disini. Lagi-lagi aku dihadapkan dengan sebuah kematian dari salah satu anggota keluarga yang aku sayangi. Aku teringat dengan kenangan kita, saat aku engkau ajak berkunjung ke salah satu temanmu untuk sekedar bersilahturahmi, ternyata setelah kita masuk ke dalam rumahnya, disamping kiri dari aku duduk terdapat kain yang bertuliskan lafat huruf arab berwarna hijau dengan tulisan kuning emas, dan biasa digunakan untuk menutup karanda mayat, saat itu aku sangat takut dan ingin rasanya beranjak dari tempat duduk itu, tapi tidak mungkin karena engku tengah asyik mengobrol dengan teman yang engkau cari, menceritakan perihal acara sebelum kita datang, yaitu ayahnya telah meninggal dan baru beberapa jam yang lalu telah dikuburkan. Engkaupun melirik ke arahku yang memang sudah sedari tadi terlihat takut-takut malu … tapi engkau malah biarkan saja melihat keadaanku seperti itu, seolah olah malah disengaja agar aku terus-terusan merasakan ketidaknyamanan itu. Tapi sekarang… engkau telah tiada, engkau telah tertutup kain warna hijau dengan bertuliskan lafat huruf arab tinta emas… laaillahailallah waashaduallailahilallah… Innalillahiwainnailaihirojiun…. Tiada Tuhan Selain Allah, Segala sesuatu dari Allah akan kembali kepada Allah….
Semoga segala amal ibadah engkau diterima dan mendapatkan tempat yang terbaik disisi-Nya… Amin ya robbalalamin….

sigh… ehmmmm selamat jalan mbakku yang cantik dan baik…

One response to “Sedihnya belakangan …

  1. yang sabar ya jeng…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s