Sekedar buang isi teko

yup penat banget ni sore, buat aku, awal mulanya pasti karena komen yang ga enak dari buapkku sendiri… dari dulu, dari masih aku kecil untuk urusan yang satu ini *blm bisa disebut* selalu saja jadi masalah buat aku, setiap orang kan punya kesenangan atau kesukaan masing-masing, kenapa selalu saja untuk yang satu ini pasti aku dilarang, ya akhirnya jadi seperti ini deh terbentuknya manusia.

Aku ingin terbebas belengku bapakku yang selalu mengatur aku dalam urusan perasaan dalam urusan rasa kemanusiaanku. Rasa kemanusiaan yang mungkin kelewat batas yang aku punya ini, kadang tidak masuk akal pada orang-orang yang memiliki akal atau otak yang logika nya sangat tinggi, dan aku ingin terbebas dari orang-orang yang seperti itu. Aku memang seorang yang egois, tapi untuk urusan yang itu *belum bisa disebutin* dan rasa kemanusiaan itu, tidak bisa aku cegah dari diriku. Itu semua muncul begitu saja. Bapakku ataupun orang laen yang sepemikiran pasti akan mengganggap aku bodoh. Tapi aku punya tekad pasti aku akan bisa mewujudkannya. Aku harap bapakku yang terhormat tolong jangan halangi aku untuk melakukan itu. Biarkan aku melakukan itu, karena itulah aku, dan disitulah kebahagiaanku berada.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s