Teringat

Entah hari tanggal berapa dia pergi, aku benar-benar tidak ingat sama sekali… Ya Tuhan sebegitunyakah saya ini sampe-sampe tidak bisa mengingat kepergiannya… Oh egois egois kenapa kamu selalu ada disisiku dan selalu menguasaiku ??? kenapa ??? aku benar-benar menyesal atas hidup sebelum menulis ini dan jauh sebelum mengenal tulisan ini. Aku teringat semuanya detik ini, ingat betul dengan perkataan dan ucapan orang-orang yang mendengarkan suara hatinya… Tuhan maafkan hamba-Mu ini, maaf… benar-benar maafkan Tuhan…

Saat itu kami benar-benar dipuncak egois, nol tentang arti hidup, akal dan hati nurani sepertinya mati tak memiliki mata. Kematian pertama tak jua membukakannnya, kematian kedua menyadarkan, tapi semua terasa hilang, tanpa arah tujuan yang jelas, mencari dan mencari yang dilakukan hingga detik ini…

Janganlah sampai kematian ketiga datang, baru menyadari lagi… tidak, sebelum semua itu terjadi, harus ada perubahan dan tindakan …

Membuang semua egois, sadar dengan tindakan dan ucapan.

Family where are you.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s