About

Wisata

Semua yang ada dibumi ini tidak ada yang abadi, aku percaya itu setelah sepeninggal orang-orang terdekat, tersayang dan yang ga disangka-sangka. Semula berawal dari meninggalnya ibuku, saat itu aku masih muda sekali usiaku 17 th. Aku anak bontot ditambah lambat kedewasaanku, selalu merasa terlindungi dan nyaman diposisiku seperti itu,  merasa tidak terima atas kejadian itu, tapi keadaan dan penalaran yang logis memaksa aku untuk bisa menerimanya. Akhirnya aku berusaha sekuat tenaga untuk menerimanya. Akhirnya penerimaan yang aku dapat timbul tenggelam. Kemudian usia itu adalah usia remaja yang pada umumnya usia manusia mengenal yang namanya asmara ato fall in love gitulah, ya benar saat itu aku mempunyai seorang pasangan alias cowok atopun pacar. Cowok yang aku miliki saat itu yaitu laki-laki pertama yang mengenalkan aku tentang arti cinta, asmara dan sejenislah. Dan aku benar-benar bahagia punya cowok dia, tapi apa mau dikata semua yang ada dibumi ini tidak ada yang abadi kembali orang yang bikin aku bahagiapun juga ikut meninggalkan aku, bukan karena dia meninggal dunia tapi karena dia menemukan cewek baru ditempat tinggal yang baru. Emmm… sakit memang, tapi aku bisa melampauinya masalah itu selama 3 tahun secara otomatis dengan kepindahanku di Bali. Pertama menginjakkan kaki di Bali, aku tinggal bersama keluarga yang meminta aku untuk melanjutkan kuliah di Bali saja agar kita sekeluarga ngumpul di Bali saja. Saat ini kalau aku mengingat masa itu, aku sangat senang sekali, merasa ada kehangatan dalam keluarga biarpun telah ditinggal pergi oleh ibuku. Kita ber-4 masih bisa kompak. Kebutuhan hidup dibumi tidak cukup hanya seperti itu saja, berkumpul dan tetap mempertahankan yang sudah pastinyalah berkembang. Perkembangan itu dimulai saat bokapku disarankan oleh nenekku untuk menikah lagi dengan tujuan agar bokapku tidak hidup sendirian dan ada yang merawat diusia tuanya. Karena memang kedewasaanku datangnya lambat, orang yang pertama kali menentang bokapku untuk menikah lagi adalah aku, tapi semua itu tidak menghalangi pernikahan mereka, akhirnya berlangsung juga pernikahan mereka tanpa ada yang tau kita-kita sebagai anaknya, kita mungkin mengetahuinya tetapi tidak ambil peduli. Kembali lagi aku merasa segala sesuatu yang dibumi ini tidak abadi. Sesuatu yang aku miliki bukan menjadi milikku seutuhnya. Dengan perasaan terpaksa aku harus bisa menerimanya. Berikutnya selang kurang lebih 6 bln kembali orang yang dekat dengan aku bukan menjadi milikku seutuhnya dari sinilah aku berkesimpulan bahwa apapun yang ada dibumi tidak ada yang abadi. Mulai dari manusia, benda, rasa dan apapun juga tidak akan yang abadi. Yang abadi step by step proses kedatangan dan kepergian. Pengalaman ini sudah berlangsung lama sekali, aku menulis ini hanya sekedar mengenangnya saja karena kebetulan teringat. Saat ini sudah jauuuuuh lebih dewasa dan sangat-sangat bisa menerima semua keadaan baik yang enak atopun tidak enak. Bahkan cenderung pasrah saja. Dan perasaan itu teruji lagi ketika my brother pass away. Disinilah puncak dari kepasrahanku. Aku merasa hidup itu memang sementara, apapun yang kita miliki tidak akan kita bawa mati. Kita hanya dibungkus kain kafan dimasukkan dalam liang lahat ditutup dengan papan dari kayu kemudian ditutup dengan tanah yang banyak, diatas tanah diberi tanda bisa dari apa saja yang dalam bhs jawa disebut maesan, ditaburi bunga didoakan oleh orang2 sudah selesai. Yang belum selesai hanya perhitungan amalan kita.

Dengan begitu aku merasa harus bisa menggunakan waktu yang tersisa ini dengan sebaik2nya. Tapi manusia itu memang banyak sekali godaannya mulai dari godaan yang tak terlihat sampe godaan yang terlihat. Sangat susah sekali untuk bisa menghindarinya. Kecuali dengan selalu menjaga kesadaran hati, akal dan pikiran kita. Yang tak kalah pentingnya selalu mengingat-Nya, karena Dia-lah yang mengatur semuanya dan abadi selamanya.

3 responses to “About

  1. hai, salam kenal🙂

  2. hai salam kenal.. perkenalkan aku biyung😀

  3. Salam kenal jg …🙂 makasih atas komen2nya, dr para senior bloger ini… Mohon bimbingannya selalu …🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s